Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga - Yogyakarta

Gedung Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Labolatorium Agama - Masjid Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Pusat Tempat Ibadah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

University Library - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Pusat Buku-Buku Referensi di UIN Sunan Kalijaga

Peta Keseluruhan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga

Desah Lokasi Ruang di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Sunday, October 22, 2017

Izin Penyiaran (Radio Siaran / TV Siaran) di Indonesia


DASAR HUKUM

  • UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran
  • Permen Kominfo No. 28 Tahun 2008 tentang Tata Cara dan Persyaratan Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran
  • Permen No. 18/PER/M.KOMINFO/03/2009
IZIN STASIUN RADIO (ISR) PENYIARAN

Izin Stasiun Radio (ISR) Penyiaran diwajibkan bagi setiap pengguna frekuensi radio termasuk penyiaran, yakni meliputi setiap stasiun Televisi dan Radio Siaran yang beroperasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Permohonan ISR dapat diajukan secara daring (online), yaitu perizinan elektronik melalui web yang disediakan oleh Ditjen SDPPI, dan luring (offline), yaitu perizinan melalui surat tertulis atau melalui Pusat Pelayanan Terpadu Ditjen SDPPI.

Penyelenggaraan Penyiaran dilaksanakan berdasarkan atas izin Stasiun Radio (ISR) yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika c.q. Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. Pemohon harus terlebih dahulu mendapatkan Izin Prinsip Penyelenggaraan (IPP) Penyiaran dari Menteri Komunikasi dan Informatika. Setelah mendapatkan Izin Prinsip Penyelenggaraan (IPP) Penyiaran kemudian mengajukan permohonan ISR secara tertulis yang ditujukan kepada Direktur Operasi Sumber Daya, Ditjen SDPPI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gedung Menara Merdeka Lt. 11, Jl. Budi Kemuliaan I No. 2 Jakarta 10110, Call Center 021-30003100, dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut:

Persyaratan Permohonan Online
Untuk menggunakan fasilitas pelayanan perizinan frekuensi secara daring (online) melalui aplikasi web yang disedikan oleh Ditjen SDPPI, pemohon harus mengajukan permohonan terlebih dahulu untuk mendapatkan username atau password dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut:
  1. Surat permohonan kepada Direktur Jenderal SDPPI
  2. Melampirkan Salinan:
a. Akte Pendirian perusahaan dan surat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  1. Surat penunjukan petugas yang bertindak sebagai person in charge (PIC) yang ditandatangani oleh Direktur Utama atau Pejabat yang diberi kewenangan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Persyaratan Permohonan Offline

  1. Izin Stasiun Radio (ISR) Baru :
a. Surat Permohonan (Asli),
b. Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar BHP Frekuensi Radio (Bermaterai),
c. Izin Prinsip Penyelenggaraan Penyiaran (Fotokopi),
d. Surat Kuasa (Fotokopi),
e. ID Karyawan (Fotokopi),
f. Isian Formulir ISR yang telah diisi dengan lengkap dan benar,
g. Isian Form A
h. Isian Form B1 s.d B5
i. Brosur (Spesifikasi Teknis) Perangkat Radio,
j. Brosur (Spesifikasi Teknis) Perangkat Antena,
k. Sertifikasi Perangkat,
l. NPWP
  1. Permohonan Perubahan Data Alamat Kantor dan Stasiun :
  2. Permohonan Penggudangan atau Perubahan Data Frekuensi dan Perangkat :

Monday, October 2, 2017

Belajar Kelas Kata #Parts Of Speech

Parts Of Speech

Terdapat 8 parts of speech di dalam bahasa inggris, antara lain:

1. Noun
Noun adalah kosa kata yang digunakan untuk menunjukkan orang, benda, tempat atau hal-hal yang dibendakan.
2. Verb
Verb adalah kosa kata yang menyatakan keadaan, tingkah laku, perbuatan, maupun gerakan.
3. Pronoun
Pronoun adalah kata ganti orang atau benda yang menempati subyek, obyek, ataupun pelengkap dalam kepemilikan.
4. Adjective
Adjective adalah kosa kata yang digunakan untuk menerangkan noun (kata benda).
5. Adverb
Adverb adalah kata keterangan yang digunakan untuk menjelaskan cara, kapan, dan dimana suatu peristiwa itu terjadi.
6. Preposition
Preposition adalah kata yang mendahului adanya suatu kata yang digunakan untuk melengkapinya.
7. Conjunction
Conjunction adalah kata penghubung atau sambung yang digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa atau kalimat.
8. Interjection
Interjection adalah kebanyakan kata yang berpolo onomatopoeia. Onomatopoeia adalah kata-kata yang muncul karena berawal dari bunyi yang dihadirkan.

Saturday, September 30, 2017

Penerimaan Mahasiswa/i Baru (PMB) STEI Yogyakarta TA 2017/2018

Jurusan Perbankan Syariah

 A. SYARAT PENDAFTARAN

1. Fc ijazah SMA, MA, SMK atau yang sederajat (1 lb)
2. Fc Nilai Ujian Nasional SMA, MA, SMK atau yang sederajat  1 lb)                                                     
3. Foto berwarna 3x4 (1 lb)
4. Membayar biaya pendaftaran               
5. Mengisi formulir pendaftaran
6. Fc KTP
   B. JADWAL MAHASISWA BARU
KETERANGANGELOMBANG IGELOMBANG IIGELOMBANG III
Pendaftaran02 Januari - 30 April 201701 Mei - 15 Juli 201717 Juli - 16 September 2017
herregistrasi02 Januari - 30 April 201701 Mei - 15 Juli 201717 Juli - 18 September 2017
KeteranganPotongan biaya pendaftaran 50%--
Tes Beasiswa full Study04 - 06 September 201704 - 06 september 2017-
Pra Kuliah11 - 15 September 201711 - 15 September 2017-
Kuliah18 September 201718 September 201718 September 2017
C. BIAYA KULIAH
1.              1. PRODI PERBANKAN SYARIAH
 TIDAKKETERNGNPRAKLH
SEMESTER 1
SEMESTER 2SEMESTER 3SEMESTER 4SEMESTER 5SEMESTER 6SEMESTER 7SEMESTER 8
     22 sks   23 sks24 sks23 sks23 sks19 sks15 sks9 sks
1Pendaftaran250.000        
2Atribut600.000        
3Prakt600.000        
4SPP Tetap 800.000800.000800.000800.000800.000800.000800.000800.000
5SKS/70.000 1.540.0001,610,0001,610,0001,610,0001,610,0001,330,0001,050,000630.000
6Kemasiswaan 100.000100.000100.000100.000100.000100.000100.000100.000
7Tridarma  1.500.0001.000.0001.000.000    
8Pengembngn*         
9Asuransi15.000        
 Jumlah =1,465,0002,440,0004.010.0003.580.0003,510,0002,510,0002,230,0001.950.0001,530,000

bb    *Biaya pengembangan berdasarkan NIlai Ujian Nasional (Dibayarkan sebelum UAS semester 1)
RATA - RATA NUN80.00 <6.00 - 7.99<6.00
Biaya1.500.0003.000.0004,500,000
Apabila anda hafal Al Qur'an minimal 3 juz anda dibebaskan biaya pengembangan dan yang hafal > 5 jus anda bebas biaya pengembangan dan tridharma.
Alamat Kampus : Jl. Sukonandi No 11 Yogyakarta
Telp/Fax : (0274) 562927 / SMS 081328806555 / 08994647818  atau
website di  www.stei-jogja.ac.id

Rekening a.n STEI Yogyakarta : 92196039 BNI Syariah Cabang Yogyakarta atau Kantor POS terdekat (wesel prima) di seluruh Indonesia. 

Sumber:

Jurusan Ekonomi Syariah

 A. SYARAT PENDAFTARAN
1. Fc ijazah SMA, MA, SMK atau yang sederajat (1 lb)
2. Fc Nilai Ujian Nasional SMA, MA, SMK atau yang sederajat  1 lb)                                                     
3. Foto berwarna 3x4 (1 lb)
4. Membayar biaya pendaftaran               
5. Mengisi formulir pendaftaran
6. Fc KTP
   B. JADWAL MAHASISWA BARU
KETERANGANGELOMBANG IGELOMBANG IIGELOMBANG III
Pendaftaran02 Januari - 30 April 201701 Mei - 15 Juli 201717 Juli - 16 September 2017
Herregistrasi02 Januari - 30 April 201701 Mei - 15 Juli 201717 Juli - 18 September 2017
KeteranganPotongan biaya pendaftaran 50%--
Tes Beasiswa full Study04 - 06 September 201704 - 06 september 2017-
Pra Kuliah11 - 15 September 201711 - 15 September 2017-
Kuliah18 September 201718 September 201718 September 2017
C. BIAYA KULIAH
1.              2.  PRODI EKONOMI SYARIAH
 TIDAKKETERNGNPRAKLH
SEMESTER 1
SEMESTER 2SEMESTER 3SEMESTER 4SEMESTER 5SEMESTER 6SEMESTER 7SEMESTER 8
     23 sks   22 sks21 sks20 sks18 sks18 sks16 sks10 sks
1Pendaftaran250.000        
2Atribut600.000        
3Prakt600.000        
4SPP Tetap 750.000750.000750.000750.000750.000750.000750.000750.000
5SKS/60.000 1,380,0001,320,0001,260,0001,200,0001,080,0001,080,000960.000600.000
6Kemasiswaan 100.000100.000100.000100.000100.000100.000100.000100.000
7Tridarma  500.000500.000500.000    
8Pengembngn*         
9Asuransi15.000        
 Jumlah =1,465,0002,230,0002,670,0002,610,0002,550,0001.930.0001.930.0001,810,0001,450,000

bb    *Biaya pengembangan berdasarkan NIlai Ujian Nasional (Dibayarkan sebelum UAS semester 1)
RATA - RATA NUN80.00 <6.00 - 7.99<6.00
Biaya1.000.0001,750,0002,250,000
Apabila anda hafal Al Qur'an minimal 3 juz anda dibebaskan biaya pengembangan dan yang hafal > 5 jus anda bebas biaya pengembangan dan tridharma.
Alamat Kampus : Jl. Sukonandi No 11 Yogyakarta
Telp/Fax : (0274) 562927 / SMS 081328806555 / 08994647818  atau
website di  www.stei-jogja.ac.id
Rekening a.n STEI Yogyakarta : 92196039 BNI Syariah Cabang Yogyakarta atau Kantor POS terdekat (wesel prima) di seluruh Indonesia.

Sumber:

Monday, September 25, 2017

Notaris Di Indonesia terkait Ps 1-3 Stbl. 1860 No.3

Pasal 1
Notaris adalah penjabat umum, khusus (satu-satunya yang) berwenang untuk membuat akte-akte otentik tentang semua tindakan-tindakan, perjanjian-perjanjian dan keputusan-keputusan, yang diharuskan oleh perundang-undangan umum untuk dikehendaki oleh yang berkepentingan bahwa hal itu dinyatakan dalam surat otentik, menjamin tanggalnya, menyimpan akte-akte dan mengeluarkan grosse (salinan sahih), salinan-salinan (turunan-turunan) dan kutipan-kutipannya; semuanya itu apabila pembuatan akte-akte  demikian itu, karena perundang-undangan umum, tidak pula diwajibkan atau dikhususkan kepada penjabat-penjabat atau orang lain.

Dalam hal ini, notaris memiliki wewenang sekaligus tugas khusus untuk pembuatan akte-akte otentik yang dilakukan dalam bentuk pendirian, kerjasama, perjanjian, dan keputusan yang disesuaikan menurut perundang-undangan yang berlaku.
Pada pasal 1868 BW,  yang dimaksud dengan akte otentik adalah akte yang dibuat dan diresmikan dalam bentuk menurut hukum, oleh atau dihadapan penjabat-penjabat umum, yang berwenang untuk berbuat demikian itu, di tempat dimana akte itu dibuat.
Pasal 1868 BW menjelaskan bahwa akte tersebut dibuat dan diresmikan (verleden) dalam bentuk hukum, dibuat oleh atau dihadapan penjabat umum, dan dibuat ditempat wewenang penjabat yang membuatnya.
Terdapat 3 (tiga) pembahasan terkait arti dari akte otentik tersebut. Pertama, akte otentik tersebut ada penjabat yang secara khusus menurut hukum di Indonesia untuk diberikan wewenang dalam pembuatan akte tersebut, sekaligus meresmikan akte tersebut yang menurut ketentuan-ketentuan perundang-undangan yang terdapat di Indonesia, yang berupa pendirian, perjanjian, kerjasama, dan sebagainya.
Kedua, dalam pembuatan akte tersebut haruslah dilakukan oleh penjabat yang berwenang menurut hukum di Indonesia atau dapat juga dilakukan dihadapan penjabat yang berwenang tersebut.
Ketiga, lokasi tempat pembuatan akte dilakukan pada wilayah tempat wewenang penjabat yang membuatnya. Adanya batasan-batasan wilayah wewenang dari penjabat pembuat akte yang berwenang.
Kekuatan akte otentik sebagai alat pembuktian yang kuat dan sah telah dijelaskan pada pasal 1870 BW, yang menetapkan bahwa suatu akte otentik memberikan diantara para pihak beserta ahli waris-ahli warisnya atau orang-orang yang mendapatkan hak daripada mereka, suatu bukti yang sempurna tentang apa yang dimuat di dalamnya.
Oleh karenanya, akte otentik memiliki kedudukan yang kuat dalam bukti otentik dan memiliki kekuatan yang mutlak untuk mengikat pihak-pihak yang terlibat dan sudah tidak perlu dibuktikan lagi terhadap keabsahannya.

Pasal 2
Jabatan Notaris dijalankan oleh :
1. Orang-orang yang khusus diangkat untuk itu.
2. Oleh pegawai-pegawai negeri, dimana jabatan Notaris itu karena hukum dikaitkan dengan jabatannya.

Menteri Kehakiman menentukan masing-masing :
a. Jumlah dari Notaris-notaris tersebut dalam sub 1 di atas, tempat kedudukan dan wilayah dimana mereka menjalankan jabatannya;
b. Tempat-tempat dimana jabatan notaris dikaitkan dengan sesuatu jabatan atau pelayanan.

Pasal 3
Notaris-notaris yang khusus diangkat untuk jabatan itu, diangkat dan diberhentikan oleh Menteri Kehakiman (dahulu Gubernur Jendral). Mereka itu diberhentikan dengan hormat dari jabatannya apabila sudaj mencapai usia enam puluh lima tahun.

Sumber :
R. Soegondo Notodisoerjo, Hukum Notariat Di Indonesia Suatu Penjelasan, Jakarta: CV. Rajawali, 1982.

Tuesday, September 19, 2017

Bahasa Arab bagi Pemula

Unsur Penyusun Kalimat

> fi'il ( فعل )
Kata kerja
> isim ( إسم )
Kata benda, kata sifat
> huruf ( حرف )
Kata sambung, kata hubung

ذهب زيد إلى المدرسة
Zaid pergi ke sekolah

" من تبحّر فى النّحو اهتدى إلى كلّ العلوم "
" Orang yang memahami ilmu, maka ia akan dimudahkan untuk memahami seluruh ilmu (Islam)." (Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, 35)

Learn English #Part1 Frase Umum

Section #1

Hello = Halo
Bye = Selamat Tinggal
Thanks = Terima Kasih
You = Kamu
Yes = Ya
No = Tidak
Please = Tolong

Examples
Contoh-contoh

No, thanks
Tidak, terima kasih
Hello, anna
Halo, Anna
Bye Paul
Sampai jumpa, Paul
Please
Tolong
I thank you
Saya terima kasih
Thanks germany
Terima kasih jerman

Section #2

Fine = Baik
Morning = Pagi
Night = Malam
Sorry = Maaf
Welcome = Selamat Datang
Not = Tidak

Examples
Contoh-contoh

I am sorry
Saya minta maaf
Good morning
Selamat pagi
Good night
Selamat tidur
I am fine
Saya baik
I am not fine
Saya tidak baik
You are welcome
Terima kasih kembali
How are you?
Apa kabar?
Good night Antonio
Selamat malam Antonio
I am sorry andrea
Saya minta maaf andrea
She is not a girl
Dia tidak seorang anak perempuan
Good morning sofia
Selamat pagi sofia
Thanks and good night
Terima kasih dan selamat malam

Section #3

Speak = Berbicara
Speaks = Berbicara
English = Bahasa inggris
Goodbye = Sampai jumpa

Examples
Contoh-contoh

He speaks
Dia (lk) berbicara
We speak
Kita berbicara
Goodbye
Sampai jumpa
You speak english
Kamu berbicara bahasa inggris
The girls speaks
Anak gadis itu bicara
Goodbye hans
Selamat tinggal hans
Please, speak english
Tolong, bicara bahasa inggris

Free consultant
Thank you
See you next time

Friday, September 15, 2017

Learn English #Part1 Dasar 2

Section #1

Boys = anak-anak laki-laki
Girls = anak-anak perempuan
We = kita, kami
Read = membaca
Newspaper = koran
Men = pria-pria
Women = wanita-wanita

Examples
Contoh-contoh

We eat
Kami makan
I read
Saya membaca
The boys eat
Anak-anak laki-laki itu makan
The girls read
Anak-anak perempuan itu membaca
We drink water
Kami minum air
We read a newspaper
Kita membaca sebuah koran
We read the newspaper
Kami membaca koran itu
We eat and we drink
Kami makan dan kami minum
We eat the bread
Kita makan roti itu
I read the newspaper
Saya membaca koran tersebut

Section #2

You = kamu
Milk = susu
Sandwich = roti lapis
Rice = beras, nasi
They = mereka
Child = anak

Examples
Contoh-contoh

A child
Seorang anak
We are men
Kami adalah pria
They read
Mereka membaca
You eat
Kamu membaca
The sandwich
Roti lapis itu
You read a newspaper
Kamu membaca sebuah koran
He eats rice
Dia (lk) makan nasi
They eat
Mereka makan
A woman and a child
Seorang wanita dan seorang anak
They are a man and a woman
Mereka adalah seorang pria dan seorang wanita

Section #3

Reads = membaca
Book = buku
Menu = menu
It = itu
Children = anak-anak
Have / has = memiliki, mempunyai

Examples
Contoh-contoh

He has bread
Dia (lk) mempunyai roti
It is an apple
Itu adalah sebuah apel
It is a newspaper
Itu adalah sebuah koran
You have an apple
Kamu memiliki sebuah apel
We are children
Kita adalah anak-anak
A book
Sebuah buku
That menu
Menu itu
I have water
Saya mempunyai air
This is a sandwich
Ini adalah sepotong roti lapis
You are children
Kalian adalah anak-anak
He reads a newspaper
Dia (lk) membaca sebuah koran
She has the water
Dia (pr) mempunyai air itu
A book and a menu
Sebuah buku dan sebuah menu

Free consultant
Thank you so much
See next time

Wednesday, September 13, 2017

Learn English #Part1 Dasar 1

Section #1

Man = Pria
Woman = Wanita
I = Saya
Boy = Anak lk
Girl = Anak pr

Example / Contoh :

A woman = seorang wanita
A man = seorang pria
Man and woman = pria dan wanita
Is he a man? = apakah dia (lk) seorang pria?
Is she a woman? = apakah dia (pr) seorang wanita?
She is a woman = dia (pr) adalah seorang wanita
He is a man = dia (lk) adalah seorang pria
I am a man = saya adalah seorang pria
I am a woman = saya adalah seorang wanita

Section #2

He = dia (lk)
She = dia (pr)
Apple = apel
And = dan
Eat = makan

Example / Contoh :

He is a boy = dia (lk) adalah seorang anak laki-laki
She is a girl = dia (pr) adalah seorang anak perempuan
A boy and a girl = seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan
An apple = sebuah apel
Eat! = makanlah!
Man and woman = pria dan wanita
A man and an apple = seorang pria dan sebuah apel
Eat an apple! = makanlah sebuah makan!

Section #3

Eats = makan
Bread = roti
Drink = minum
Drinks = minum
Water = air

Example / Contoh :

The man drinks water = pria itu minum air
The man = pria tersebut
He eats = dia (lk) makan
I eat an apple and she eats bread = saya makan sebuah apel dan dia (pr) makan roti
She eats bread = dia (pr) makan roti
She drinks = dia (pr) minum
He drinks = dia (lk) minum
I drink = saya minum
I drink and eat = saya minum dan makan

Free Consultant
Thank you so much
See you next time

Monday, April 10, 2017

Reservasi Tiket Online

Monday, March 27, 2017

Tata Cara Penulisan Tesis Hukum Bisnis Syariah: Prodi Hukum & Syariah

Bahan dan Ukuran Kertas
- Naskah tesis dibuat di atas kertas HVS A4 70gr (21,5 x 29,7 cm) dengan spasi ganda.
- Sampul tesis dibuat dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Untuk ujian, sampul tesis berupa kertas putih yang dilapisi transparan tanpa dijilid.
b. Untuk pengumpulan, setelah perbaikan berdasarkan saran Tim Penguji Ujian Tesis, tesis dijilid dalam bentuk buku ukuran A5 dengan sampul berwarna hitam. 

Sampul Tesis
Tulisan pada sampul tesis meliputi hal-hal sebagai berikut:
- Judul Tesis
- Logo Universitas/Sekolah Tinggi/Akademik, contoh: UIN Sunan Kalijaga
- Tulisan "Oleh:"
- Nama Mahasiswa (tanpa gelar akademik)
- Nomor Induk Mahasiswa (NIM)
- Tulisan "TESIS"
- Maksud penulisan: "Diajukan kepada Program Studi Magister Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga untuk Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Magister Hukum Islam".
- Tulisan "YOGYAKARTA"
- Tahun pengajuan tesis, contoh: 2017

Pengetikan Draft Tesis Sebelum Diujikan
- Jenis huruf yang digunakan dalam penulisan tesis adalah Times New Roman dengan besar font 12, kecuali pada halaman sampul dan catatan kaki. Keseluruhan naskah tesis ditulis dengan menggunakan jenis huruf yang sama.
- Cetak miring (italics) digunakan untuk menulis judul buku, nama jurnal, dan istilah asing yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia.
- Lambang atau tanda-tanda yang tidak dapat ditulis dengan mesin ditulis dengan tangan memakai tinta hitam.
- Bilangan di atas sepuluh ditulis dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat.
- Satuan dinyatakan dengan singkatan resmi tanpa titik belakang misalnya m, g, kg, km.
- Jarak antara baris adalah dua spasi (spasi ganda) kecuali kutipan langsung, catatan kaki dan data pustaka dalam daftar pustaka.
- Batas tulisan adalah 4 cm dari tepi atas, 3 cm dari tepi bawah, 4 cm dari tepi kiri, dan 3 cm dari tepi kanan.
- Alinea baru dimulai pada ketikan ke-8 dari tepi kiri.
- Judul bab ditulis dengan huruf besar (kapital) dan diletakkan di tengah secara simetris, dengan jarak 4 cm dari tepi atas. Judul sub-bab ditulis dari tepi sebelah kiri dengan huruf besar pada tiap-tiap permulaan kata, kecuali penghubung dan kata depan.
- Judul anak sub-bab ditulis dari tepi sebelah kiri dengan huruf besar pada permulaan kata.
- Rincian sesuatu ditulis berurutan dengan angka atau huruf sesuai keperluan.

Pengetikan Draft Tesis Setelah Diujikan
Ketentuan pengetikan draft tesis setelah diujikan sama dengan pengetikan sebelum diujikan, kecuali beberapa hal sebagai berikut:
- Ukuran buku A5.
- Jenis huruf yang digunakan dalam penulisan tesis adalah Times New Roman dengan besar font 11, kecuali pada halaman sampul dan catatan kaki. Keseluruhan naskah tesis ditulis dengan menggunakan jenis huruf yang sama.
- Jarak antar baris adalah satu spasi.

Penomoran
- Penomoran halaman pada bagian awal, mulai halaman judul sampai dengan daftar isi menggunakan angka romawi kecil di tengah pada bagian bawah
- Penomoran halaman bagian isi/utama dan bagian akhir, dan halaman bab pertama sampai dengan terakhir memakai angka Arab di sudut kanan atas, kecuali halaman judul tiap bab diletakkan di tengah bagian bawah.
- Nomor halaman ditulis dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 2,5 cm dari tepi atas (header).

Tabel dan Gambar
- Bagan, grafik, peta dan foto disebut gambar.
- Tabel dan gambar dinomori dengan angka Aran.
- Judul tabel dan gambar yang menyertai nomor diletakkan simetris di bawah tabel dan gambar tanpa diakhiri dengan titik.
- Keterangan tabel dan gambar ditulis pada halaman yang sama dengan halaman tabel dan gambar tersebut.

Bahasa
- Tesis ditulis dengan bahasa Indonesia baku yang baik dan benar.
- Program studi tertentu ditulis dengan menggunakan bahasa asing yang sesuai.
- Menghindari pemakaian kata ganti orang pertama dan kedua (saya, aku, kami, kita, engkau, kamu). Kata ganti orang pertama dibuat dengan format kalimat pasif.

Penulisan Nama
- Nama orang atau penulis yang diacu dalam uraian ditulis tanpa gelar atau derajat kesarjanaan.
- Nama penulis dalam daftar pustaka dicantumkan lengkap, termasuk jika penulis sebuah pustaka terdiri atas dua atau tiga orang. Jika penulis lebih dari tiga orang, cukup ditulis penulis pertama ditambah dengan et, al.

Catatan Kaki (Footnote)
- Catatan kaki ditulis dengan jarak satu spasi.
- Catatan kaki tidak menggunakan opere citato (op.cit) dan loco citato (loc.cit), tapi menggunakan ibidem (ibid). Jika referensi yang dirujuk telah diselingi oleh referensi lain, maka dalam catatan kaki cukup ditulis nama pengarang, judul awal artikel atau buku dan halaman.
- Jika karya yang dikutip berupa terjemahan, maka nama penerjemah ditulis setelah nama karya dengan didahului oleh kata "terj.".
- Judul artikel dalam jurnal atau buku antologi diberi tanda kutip dan tidak miring (ditulis tegak), sementara nama jurnal dan judul buku antologi dicetak miring.
- Penulisan halaman ditulis dengan angka halaman yang dimaksud secara langsung dengan diawali tulisan "hlm.". Setelah penulisan angka halaman dimaksud diakhiri dengan tanda titik (.).
- Penulisan kota penerbit, nama penerbit, dan tahun diletakkan dalam kurung, dengan perincian kurung buka diikuti oleh kota penerbit, titik dua (:), nama penerbit,  koma (,), tahun terbit, dan tutup kurung.
- Penulisan tanda koma (,) diletakkan setelah nama pengarang, judul artikel, atau buku, dan identitas penerbit.

Istilah
- Istilah baru yang belum baku ditulis dengan cetak miring. Pada penggunaan yang pertama kali perlu dijelaskan arti atau padanannya.
- Istilah-istilah penting dalam tesis dapat dibuatkan daftar tersendiri sebagai daftar istilah/glosari.

Kutipan
- Data sumber tulisan yang diacu atau dikutip ditulis lengkap dalam bentuk catatan kaki yang meliputi nama pengarang, judul tulisan (dicetak miring), nama kota, penerbit, tahun terbit, dan halaman yang dikutip Apabila sumber tulisan karya terjemah, nama penerjemah disebutkan setelah judul buku.
- Kutipan ditulis dalam bahasa aslinya, Kutipan langsung (dalam bahasa aslinya) lebih dari tiga baris ditulis dengan satu spasi menjorok ke dalam seperti permulaan alinea.
- Kutipan terjemah ayat-ayat Kitab Suci ditulis dengan satu spasi.
- Kutipan ayat al-Qur'an ditulis "QS. nama surat (nomor surat): nomor ayat". Contoh: Q.S. Ali 'Imran [3]: 4.

Daftar Pustaka
- Daftar pustaka ditulis dengan jarak satu spasi, sementara antar pustaka diberi jarak 2 (dua) spasi.
- Penulisan pustaka adalah dengan urutan nama pengarang, judul karya, kota penerbit, nama penerbit, dan tahun terbit.
- Penulitsan nama diambil nama keluarga atau orang tua (jika ada) dan disusun secara alfabetik.
- Penulisan al- dan ibn (untuk nama Arab) dan van (untuk nama Belanda) diabaikan dalam menyusun alfabetik.
- Apabila karya berupa terjemah, maka nama penerjemah ditulis setelah judul karya terjemah dengan didahului kata "terj." (bila terjemah ke dalam bahasa indonesia).
- Judul artikel dalam jurnal atau buku antologi diberi tanda kutip dan tidak miring, sementara nama jurnal dan judul buku antologi dicetak miring.
- Khusus pustaka yang berupa jurnal, nomor halaman artikel yang diambil ditulis setelah tahun, misalnya 23-55.
- Penulisan tanda koma (,) diletakkan setelah nama pengarang,judul artikel atau buku, nama penerjemah, dan nama penerbit. Penullisan tanda titik dua (:) ditempatkan setelah kota penerbit atau tahun sebelum halaman artikel. Sedangkan tanda titik (.) ditempatkan di bagian paling akhir setiap pustaka.

Sumber :
Program Studi Magister Hukum Islam FSH, Pedoman Penulisan Tesis, Yogyakarta: Universitas Islam Sunan Kalijaga, 2016), hlm. 12-19

Tuesday, March 7, 2017

Urgensi Syahadatain

URGENSI SYAHADATAIN
AHAMMIYATUSY SYAHAADATI

Pintu Masuk Islam/ al madkhalu  ilal islami

Intisari Ajaran Islam/ khalaashatu ta'aaliimil islami

Titik Tolak Perubahan/ asaasul inqalaabi

Hakikat Dakwah Para Rasul/ haqiiqatu da'watir rasuuli

Keutamaan Yang Besar/ fadhaailu 'adziimd tun

Monday, March 6, 2017

BAB 1 Makna Syahadatain


Secara umum jika kita membahas terkait Syahadatain maka dua hal yang perlu diingat yakni adalah Syahadat untuk Allah SWT dan Syahadat untuk Rasulullah saw yang merupakan Nabi akhir zaman. Ketentuan ini ada pada ajaran Islam, yakni seseorang yang dalam keimanan yang Allah kehendaki menempuh jalan yang Allah kehendaki berupa nikmat Islam. Keyakinan manusia terhadap Islam itu lah yang tertuang dalam rukun Islam, ajaran Islam memberikan klausa bahwa orang yang ber-Islam memasuki gerbang Ke-Islaman dengan bersyahadat. Syahadat untuk Allah (Tauhid) dan Syahadat untuk Rasulullah saw (Risalah), dimana keduanya tidak dapat dipisahkan dikarenakan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kepribadian, perilaku, dan perbuatan mereka.

Yang dimaksud Syahadat Tauhid adalah persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, sedangkan Syahadat Risalah adalah persaksian bahwa Muhammad bin Abdullah adalah Nabi dan utusan Allah SWT.

1. Syahadat Tauhid

Sebagai makhluk yang teristimewakan dengan akalnya, manusia diberi amanah kepemimpinan di bumi dan tidak dibiarkan begitu saja tanpa adanya pertanggung jawaban atas apa yang telah mereka lakukan. Dari konsekuensi yang harus diterima manusia sebagai makhluk yang berakal yakni bahwa ada keputusan dimana manusia dengan persaksiannya terhadap Allah SWT, bahwa tidak ada tuhan yang disembah, yang diibadahi, yang diagungkan, yang diharapkan, yang dimintai pertolongan, yang dibesarkan selain Allah Yang Maha Esa.

Sepantasnya manusia perlu berpikir atas dasar akalnya tersebut bahwa tidak ada yang mampu menjadi Tuhan selain Allah SWT yang mampu memberikan pertolongan, memberikan perlindungan, memberikan rezeki, memberikan segalanya tanpa ada yang menghalangi. Maka jika ada yang mengaku atau diakui sebagai tuhan sebagai penolong, pemberi rezeki, yang Agung, yang disembah, dan diibadahi namun tidak dapat menjadi tuhan untuk dirinya berarti dia bukan tuhan. Karena tuhan tidak mati, tidak hilang, tidak lenyap, tidak habis, tidak memiliki masa, tidak tertandingi sebab Dia pemilik Kuasa dan Raja alam semesta, yakni ALLAH SWT.

Logika orang Arab Badui itu sangat sederhana. Tuhan yang disembah, dimintai pertolongan, dan tempat berlindung itu harus dapat melindungi dirinya bahkan harus lebih hebat dibanding penyembahnya.

Allah berfirman dalam QS. Al Hajj [22]: 73-74,
Wahai sekalian manusia, telah dibuat suatu perumpamaan, karena itu dengarkanlah," Sesungguhnya pihak-pihak yang kalian seru sekalian Allah itu tidak akan dapat menciptakan seekor lalat, meskipun mereka bersatu padu untuk melakukannya. Bahkan sekiranya mereka dihinggapi lalat pun tidak dapat menghindarkan diri. Sama-sama lemahnya, baik yang meminta maupun yang diminta. Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benar pengagungan Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

2. Syahadat Risalah

Untuk menjaga kehormatan manusia, Allah SWT menurunkan petunjuk berupa wahyu yang terdapat dalam Kitab Suci dan mengutus para Rasul yang membimbing mereka untuk menemukan dan mengenali Tuhan sebenarnya. Urgen untuk ada karena sebagai jalan hamba Allah SWT untuk mengenal siapa Al Khaliq, karena selain itu semuanya adalah makhluk-Nya. Petunjuk dari para Rasul itulah yang dinamakan risalah, yang berarti Syahadat Risalah. Manusia yang telah bersyahadat Dengan Menyebut Asma Allah dan Rasul sebagai utusan Allah maka mereka sudah dikatakan sebagai seorang Muslim.

Sampai pada masa Rasulullah saw sebagai pembimbingan makhluk Allah agar mereka taat dan beribadah kepada-Nya bukan beribadah dan taat kepada selain Allah Yang Maha Esa.  Karena rahmat-Nya, Allah menurunkan Kitab-Kitab Allah kepada para Rasul-Nya sebagai upaya untuk memberikan petunjuk kepada makhluknya dikarenakan tidak dimungkin manusia dapat menerima ajaran Allah SWT secara langsung kecuali melalui perantara para Rasul-Nya.

Allah mengutus malaikat Jibril As sebagai perantara untuk menyampaikan wahyu kepara para Rasul sehingga mereka dapat belajar dan memahami akan Kuasa Allah SWT. Dalam Risalah yang ada Allah SWT berfirman di dalam Al Qur'an dan kita mengetahui bahwa Nabi dan Rasul terdapat 25, mulai dari Nabi Adam as sampai yang terakhir Nabi akhir zaman Nabi Muhammad bin Abdullah saw.  Ada pun 4 Nabi yang mendapatkan gelar sebagai Ulul Azmi karena kegigihannya dalam berjihad dan berjuang adalah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Nabi Musa, dan Nabi Muhammad saw dan yang beliau Nabi Muhammad bin Abdullah saw juga dikenal sebagai sayyidul 'anbiya' wal mursalin.

Tidak pula beriman dan berislam dengan benar sebelum mengikuti ajaran dari Nabi Muhammad bin Abdullah saw, sebagaimana sabda beliau:
Tidaklah beriman salah seorang kalian sebelum hawa (nafsunya) mengikuti (ajaran) yang aku bawa.
(Disebutkan dalam Arba'in An Nawawiyyah hadits ke-41)

Sumber :
Jasiman, Syarah Rasmul Bayan Tarbiyah, Solo: PT Era Adicitra Intermedia, 2016.