Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga - Yogyakarta

Gedung Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Labolatorium Agama - Masjid Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Pusat Tempat Ibadah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

University Library - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Pusat Buku-Buku Referensi di UIN Sunan Kalijaga

Peta Keseluruhan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga

Desah Lokasi Ruang di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Thursday, August 25, 2016

Berawal Dari Niat - before Do It



Perbuatan atau aktivitas yang dilakukan setiap harinya merupakan bagian dari kehidupan dimana setiap manusia membutuhkannya bahkan tidak dapat terlepas dari hal tersebut. Tujuan dari aktivitas setiap manusia (insane) juga masing-masing berbeda-beda dikarenakan segalanya berujung pada niat dari masing-masing. Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar bin Khathab ra, berkata aku mendengar Rasulullah saw, bersabda Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju. (Diriwayatkan oleh 2 (dua) ahli hadits: Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari dan Abu Husain Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairy An Naisaburi)
Sababul wurud (latar belakang hadits) di atas sebagai mana diriwayatkan Imam At Tabrani dalam Al Mu’jam Al Kabir bahwa Ibnu Mas’ud berkata,” Di antara kami ada seorang laki-laki yang melamar seorang wanita, bernama Ummu Qais. Namun, wanita itu menolak sehingga ia berhijrah ke Madinah. Maka laki-laki tersebut ikut hijrah dan menikahinya. Karena itu kami memberinya julukan Muhajir Ummu Qais.”
Dalam riwayat lain, yang diriwayatkan oleh Sa’id Ibnu Manshur dalam kitab Sunan-nya bahwa Ibnu Mas’ud berkata,”Siapa yang hijrah untuk mendapatkan kepentingan duniawi maka pahala yang didapat sebagaimana yang didapat oleh laki-laki yang hijrah untuk menikahi wanita yang bernama Ummu Qais, hingga ia dijuluki Muhajir Ummu Qais.”
Dari latar belakang hadits terkait segala perbuataan itu tergantung pada niatnya, seperti itu dapat terjadi pada berbagai aspek baik itu terkait ibadah kepada Allah SWT ataupun interaksi sesame manusia. Namun pada hadits di atas hanya menjelaskan terkait niat pada masing-masing perbuatan
REFERENSI :
Bulgha, Musthafa Dieb dan Muhyiddin Mistu. 1423 H/ 2003 M. Menyelami Makna 40 Hadits Rasulullah saw: Syarah Kitab Arba’in An-Nawawiyah (Penerjemah: Muhil Dhofir). Jakarta: Al I’tishom
Jasiman. 1437 H/ 2016 M. Syarah Rasmul Bayan Tarbiyah. Solo: PT Era Adicitra Intermedia

Saturday, August 20, 2016

Sumber Rezeki Baca Surah Al Waqi'ah - True Story






Bisa dibilang, tahun 2003 adalah tahun bintang yang  bersinar sangat terang bagiku, karena pada sepanjang tahun itu Allah selalu menghujaniku dengan rezeki yang tak pernah aku sangka sebelumnya, Pada tahun 2003 itu rezeki bisa aku dapatkan tanpa harus menyeberangi lautan kesusahan. Rezeki itu datang tanpa aku harus menjemputnya. Sungguh, tahun itu adalah tahun yang cemerlang di masa-masa remajaku.

Setelah aku amati, apa rahasia kelancaran rezekiku, ternyata terletak pada surah Al-Waqi’ah, yang selalu aku baca di antara waktu maghrib dan isya’. Terbukti setelah aku pernah lalai membaca surah Al-Waqi’ah di tahun 2004, rezekiku pun ikut seret meskipun tetap mengalir. Namun, tak selancar pada tahun sebelumnya saat aku rajin membacanya.
Kejadian berawal ketika ekonomi kami sekeluarga sangat rapuh. Kamu sebelumnya memang tergolong dari keluarga pas-pasan. Saat itu utang Ibu sangat besar hingga mencapai jutaan rupiah, yang di luar kekuatan kami untuk membayarnya. Saat itu juga usiaku tengah menginjak remaja, yang juga sangat membutuhkan dana untuk mejeng dengan mode-mode busana terbaru. Saat itulah aku sadarkan untuk tidak ikutan hura-hura dengan remaja lainnya, tapi lebih suka membantu Ibu mengatasi masalah ekonominya. Karena tinggal aku yang tinggal bersama Ibu, sementara saudara-saudaraku telah menikah dan kawin mengikuti suami masing-masing.
Kebiasaanku saat kecil adalah membaca surah-surah Al Qur’an, seperti surah Yassin, Al Waqi’ah, Al Mulk, Sajadah, dan sebagainya. Pada saat kesulitan menimpa keluargaku, aku tiba-tiba terpanggil untuk membaca surah Al-Waqi’ah.
Aku tidak ingin berpangku tangan begitu saja dengan berdoa terus untu bisa mengatasi kesulitan. Aku kemudian mencoba bekerja. Tapi, Ibu selalu melarang. Beliau selalu berkata,” Kamu tidak usah mikir masalah pekerjaan”. Namun, bagaimana pun aku tak bisa hidup tenang dengan persoalan Ibu. Hingga pada suatu hari di akhir Januari 2003 datang seorang teman yang menyuruh aku mempromosikan salah satu produk kecantikan dengan sistem Multi Level Marekting (MLM). Aku semula hanya tertarik untuk sekadar membantu. Untungnya memang tidak seberapa.
Kemudian, aku minta izin kepada Ibu untuk mencari sendiri pertokoan yang bisa menjadi outlet produk yang kami jual. Beliau memberi izin. Sejak saat itu, tepatnya tanggal 3 Februai 2003, dengan modal pinjaman Ibu sebesar Rp 150.000,- aku memulai usahaku. Alhamdulillah, tak disangka pesanan membanjir. Aku bisa meraih untung hingga tiga kali lipat. Aku sangat bersyukur. Begitu juga Ibu, yang sangat bahagia dengan keberhasilanku. Pada bulan berikutnya aku membuat kerja sampingan dengan menjual perhiasaan putihan seperti cincin monel, kalung monel, dan lain-lain. Alhamdulillah, ini pun mendapat respons yang sangat memuaskan.
Aku pun tak berhenti di situ saja. Sebab, agaknya, jalan bisnis yang dibukakan Allah mulai terbuka untukku. Aku mencoba menjual pakaian muslimah serta pakaian anak-anak. Semua berjalan dan mendapat sambutan konsumen. Belum dua minggu dari usahaku yang mulai meletihkan ini, sudah mulai ada yang melamar menjadi karyawan. Hari berganti hari, bulan berganti bulan aku lalui dengan bergelimang rezeki.
Dalam masa 2003 itulah persoalan ekonomi keluargaku kembali normal. Utang-utang Ibu bisa dilunasi.
Pada dasarnya aku memang tak pernah mengetahui penyebab rezekiku itu. Keberhasilan itu memang kemudian berimbas pada kemalasanku membaca surah Al-Waqi’ah lagi. Pada tahun 2004 aku mulai lalai membacanya. Tiba-tiba rezekiku berjalan seret dan melambat, meski masih jalan juga dan mencukup untuk kehidupan sehari-hari.
Dari kejadian itu aku mulai mencari penyebabnya. Ternyata penyebab kelancaran rezeki selama ini adalah kebiasaanku membaca surah Al Waqi’ah yang kadangkala aku baca hingga tiga kali dalam semalam. Dalam sebuah buku aku baca kemudian bahwa Rasulullah bersabda,”Barang siapa membaca surah Al Waqi’ah setiap malam, tia tidak akan miskin selamanya”. Rasulullah juga bersabda,” Surah Al Waqi’ah adalah surah kekayaan. Bacalah selalu dan ajarkan anak-anak kalian untuk membacanya”. Dalam hadits yang lain disebutkan,”Ajari wanita-wanita kalian baca surah Al-Waqi’ah, karena surah itu adalah surah kekayaan”.
Hari berikutnya aku pun mulai lagi untuk membacanya, seperti halnya yang sudah-sudah. Kali ini pun aku membacanya, seperti halnya yang sudah-sudah. Kali ini pun aku membacanya bukan bertujuan untuk tujuan mencari rezeki. Semuanya aku serahkan kepada Allah. Berapa pun Allah memberikan rezeki kepadaku, itulah yang harus aku terima dengan senang hati.
Alhamdulillah, dengan membaca Al Waqi’ah itu semuanya kembali menjadi lancer. Dan rezeki yang kami terima itu ternyata berkah juga.
Inilah kisah nyataku. Semoga pembaca yang lain bisa mengikuti jejakku dan bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan berkah secara ekonomi.

Sumber :
Mutma’innatul Mardiyah, Al Kisah Majalah Kisah & Hikmah No. 16, 2-15 Agustus 2004

Wednesday, August 10, 2016

Agenda Wisata Jogja Istimewa Juni 2016

1. Pameran Tunggal Karya Lindu Prasekti "Cokor" bertempat di Bentara Budaya Yogyakarta
2. Macapatan bertempat di Bangsal Sri Manganti, Bale Kambang Hotel Royal Ambarukmo
3. Jemparingan dan Patehan bertempat di Hotel Royal Ambarukmo
4. Atraksi Satwa (Feeding Time) bertempat di Kebun Binatang Gembira Loka
5. XT Square Terminal Foo Truck bertempat di  Plaza XT Square
6. Live Music bertempat di Area Kampayo XT Square
7. Orkes Melayu bertempat di Gedung Basiyo XT Square
8. Sendratari Ramayana bertempat di Purawisata
9. Friday Night Jazz bertempat di Via-Via Cafe, Jalan Prawirotaman
10. Kursus Tari Anak bertempat di Tembi Rumah Budaya
11. Belajar Karawitan bertempat di Tembi Rumah Budaya
12. Kursus MC Bahasa Jawa bertempat di Tembi Rumah Budaya
13. Sendratari Ramayana Prambanan (Ramayana Ballet) bertempat di Panggung Terbuka Prambanan
14. Mudik Bareng Honda bertempat di Jogja Expo Centre
15. Wayang Kulit bertempat di Bangsal Sri Manganti
16. Meditasi Yogya bertempat di Bale Kambang Hotel Royal Ambarukmo
17. The Guardian Show bertempat di Harbour Theatre Jogja Bay Waterpark
18. Demo Membatik bertempat di Tembi Rumah Budaya
19. Tari Klasik (Clasical Dance Reherseal bertempat di Bangsal Sri Manganti
20. Lomba Burung Berkicau Se-DIY dan JATENG bertempat di Desa Wisata Kadisoba


DINAS PARIWISATA DIY
Jalan Malioboro No. 56 Telp. 0274 - 587486 Fax. 0274 - 565437
http://www.visitingjogja.com
email: dispar@visitingjogja.com

Job Pengajar (Dosen) dan Staff Di Universitas Aisyiyah Yogyakarta



Formasi Dosen yang dibutuhkan:
1. Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi (lulusan S1 dan S2 Ilmu Komunikasi
2. Dosen Program Studi Akuntansi (lulusan S1 dan S2 Akuntansi)
3. Dosen Program Studi Manajemen (lulusan S1 dan S2 Manajemen)
4. Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan (lulusan min S2 Keperawatan/Kesehatan yang latar belakang S1 Profesi Ners)
5. Dosen Program Studi Fisioterapi (lulusan min S2 Fisioterapi/Kesehatan yang latar belakang S1/D4 Fisioterapi)
6. Dosen Program Studi Analisis Kesehatan (lulusan min S2 Kesehatan yang latar belakang D4 Analisis Kesehatan)
7. Dosen Agama Islam (lulusan S1 dan S2 Agama Islam)
8. Dosen Bahasa Indonesia (lulusan S1 dan S2 Bahasa Indonesia)
9. Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan (lulusan S1 dan S2 Kewarganegaraan/Pancasila)
10. Dosen Program Studi Bioteknologi (lulusan S1 Biologi dan S2 Bioteknologi)

Formasi Staf Administrasi (lulusan minimal S1 semua jurusan, diutamakan IPK minimal 3,00)

Persyaratan Umum:
1. WNI, beragama Islam
2. Berkelakuan baik
3. Usia maksimal 35 tahun
4. IPK S1 3,00 dan S2 minimal 3,25

Semua pendaftar diwajibkan mengajukan lamaran dilengkapi CV, Fotocopy ijazah yang dilegalisir cap basah, trankrip nilai (legalisir cap basah), Fotocopy KTP, Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Kartu Peserta Muhammadiyah atau Aisyiyah, Pas Photo berwarna 4x6 1 (satu) lembar, disertai sertifikat pelatihan/seminar.

Catatan:
Lamaran ditujukan kepada Rektor Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Jl. Ring Road Barat No.63 Mlangi Nogotirto Gamping Sleman 55292 paling lambat tgl 10 Agustus2016

Sumber:
http://www.unisayogya.ac.id/index.php/public/info/download/4102